Langkah Persiapan untuk Memulai Bisnis Sewa Mainan

Langkah Persiapan untuk Memulai Bisnis Sewa Mainan – Saat ini sudah semakin banyak membuat orang merasa senang untuk dapat memulai berbagai bisnis yang dapat memberikan keuntungan yang sangatlah banyak.

Mainan di Indonesia sebagian besar diimpor dari luar. Dan mainan impor berkualitas bagus dan mendidik umumnya mahal. Tidak semua keluarga sanggup membelinya, apalagi mainan hanya sebentar digunakan karena anak cepat bosan dan cepat besar.

Ini adalah peluang bagi bisnis sewa mainan, karena bagi orangtua akan jadi lebih hemat. Jika kamu tertarik memulai bisnis sewa mainan ini, yuk cek hal apa saja yang harus dipersiapkan.

Langkah Persiapan untuk Memulai Bisnis Sewa Mainan
1. Tentukan segmen yang dituju
Mainan dibuat berdasarkan usia penggunanya. Mainan untuk bayi usia di bawah 1 tahun tentu berbeda dengan mainan untuk anak usia balita. Pada usia tertentu, mainan juga dibedakan untuk laki-laki dan perempuan.

Yang pertama penting untuk dilakukan ketika hendak memulai bisnis ini, tentukan segmen usia florenceetfils pengguna. Apakah kamu hendak fokus pada mainan anak bayi usia 0 sampai 1 tahun, atau anak balita 3 sampai 5 tahun? Jika dana awal yang tersedia terbatas, kamu harus menentukan segmen usia pengguna ini agar produk yang dibeli lebih terfokus.

2. Survei harga mainan
Setelah segmen usia ditentukan, kamu bisa mulai survei mainan yang sesuai dengan segmen usia tersebut. Cari mainan yang banyak diminati para orang tua, atau yang punya nilai edukasi tinggi dan kualitas yang bagus.

Survei bisa dilakukan secara online atau datang langsung ke toko mainan. Catat semua mainan yang bagus, lengkap dengan toko yang menjualnya dan harganya. Dari daftar ini, kamu sudah mempunyai perkiraan mainan apa yang bisa dibeli sesuai dana yang kamu siapkan.

3. Siapkan dana dan mulai membeli stok
Tidak bisa dipungkiri, bisnis ini butuh modal yang cukup besar. Tapi profit yang diberikan juga besar lho, apalagi bisnis ini tingkat repeat order-nya tinggi.

Jika dana yang kamu punya tidak terlalu besar, pilih mainan yang banyak dicari orang tua dan bernilai edukasi tinggi. Kalau mainan yang dibeli berukuran besar, kamu harus menyiapkan tempat untuk menyimpannya. Tidak perlu sewa tempat khusus seperti ruko jika memang tidak ada dananya. Manfaatkan saja gudang atau garasi di rumah, yang penting tempatnya bersih, sirkulasi udara dan cahaya cukup dan bebas hama.

4. Promosi dan bangun jaringan
Stok sudah siap? Berarti kamu harus mulai mempromosikan bisnismu. Mulailah perkenalkan bisnis sewa mainanmu ke dunia luar, baik dengan cara online maupun offline. Jalin komunikasi dan silaturahmi yang baik dengan semua orang untuk memperluas jaringan.

Kamu bisa membuat brosur dan menitipkannya di sekolah-sekolah dengan target usia yang sesuai. Sering mengikuti bazar juga langkah yang baik agar bisnismu semakin dikenal luas. Untuk promosi online, sebarkan di semua sosial media yang kamu tahu. Kamu juga bisa bergabung di komunitas untuk orangtua atau grup-grup online sesuai kota tempat tinggal.

5. Gunakan profit dengan bijak
Jika bisnismu  berjalan dengan baik dan sudah menghasilkan laba, artinya apa yang kamu lakukan sudah benar. Tapi ingat, bisnis yang baru mulai masih butuh dijaga dan dikembangkan lagi.

Laba yang kamu dapatkan, akan lebih baik jika digunakan untuk pengembangan bisnismu. Misalnya, dengan menambah stok agar mainan yang kamu miliki lebih variatif. Atau jika mainan yang kamu miliki sudah banyak, gunakan laba untuk menyewa gudang penyimpanan. Jangan habiskan laba hanya untuk hal-hal yang konsumtif ya!